Langkah Mudah Cara Membuat Roti dari Biji Nangka

Posted on

Mungkin banyak diantara anda sudah tahu cara membuat roti. Apalagi dengan bahan baku yang telah tersedia dan juga dukungan mesin untuk membuat makanan yang makin canggih. Namun tahukah anda bagaimana membuat roti dari biji nangka?

Roti merupakan jenis makanan yang sangat popular, baik sebagai pegganti nasi ataupun sebagai cemilan. Roti juga dikenal merupakan makanan utama masyarakat di banyak negara, terutama di Amerika Serikat dan Eropa. Kebiasaan orang Barat inipun kemudian banyak ditiru dan diikuti orang-orang kita terutama untuk sarapan pagi.

Cara membuat roti umumnya dilakukan dengan tepung terigu, dan dibandingkan dengan jenis makanan pokok lainnya kandungan gizi roti termasuk yang relative tinggi. Tetapi yang membuat harga jual roti termasuk tinggi karena bahan baku tepung terigu masih mengimpor dari negara lain. Hal inilah yang menyebabkan sebagian masyarakat tidak bisa mengkonsumsi roti secara rutin.
Banyak kalangan yang telah mencoba mencari bahan baku lain untuk membuat roti dengan bahan asal Indonesia namun dengan kandungan nutrisi yang tak kalah baiknya. Salah satu bahan baku pembuatan roti yang cukup berhasil adalah dengan memanfaatkan biji buah nangka.

Langkah Cara Membuat Roti Biji Buah Nangka

Biji buah nangka atau sering disebut beton oleh orang Jawa kebanyakan dibuang karena dianggap kurangberguna. Padahal kandungan protein biji nangka cukup tinggi sehingga sangat layak dimanfaatkan untuk menambah diversifikasi jenis makanan pengganti atau mengurangi ketergatungan terhadap bahan tepung terigu. Namun sebelum membahas cara membuat roti ini maka biji nangka terlebih dahulu harus dihancurkan untuk dijadikan tepung.
Untuk perlengkapan dan bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan roti biji nangka meliputi tepung biji nangka, tepung terigu, ragi roti instant (fermipan), margarin, susu skim, kuning telur, gula pasir, garam, serta air masak. Berikut ini tahapan cara membuat roti yang perlu anda lakukan.

  1.  Dalam proses pengolahan biji nangka untuk dijadikan tepung maka harus dibersihkan terlebih dahulu dari kulit luarnya. Setelah itu biji nangka dikukus selama antara 20 hingga 30 menit hingga matang baru setelah itu ditiriskan. Setelah dingin biji nangka diiris-iris menjadi bagian yang kecil-kecil lalu masukkan ke dalam oven untuk dikeringkan dengan suhu 60 derajat celcius selama sekitar 2 hingga 3 jam. Setelah itu blender biji nangka yang telah kering itu agar hancur dan lembut dan lakukan pengayakan untuk memperoleh hasil berbentuk tepung.
  2. Setelah tepung biji nangka siap lalu campur dengan tepung terigu dan aduk sampai merata. Tuangkan ragi yang telah aktif maupun bahan lainnya, seperti margarin, kuning telur, susu skim, gula, dan garam. Sambil diaduk tambahkan air secukupnya agar adonan merata menjadi kenyal. Proses ini biasanya memakan waktu hingga 30 menit yang kadang harus dibanting dan ditekan agar hasilnya sempurna.
  3. Setelah itu cara membuat roti memasuki tahap fermentasi yang dilakukan pada suhu 25 hingga 30 derajat celcius selama sekitar 2 hingga 4 jam dengan ditutup kain basah untuk menjaga kelembabannya. Setelah itu adonan dicetak dalam tempat cetakan dan dilakukan fermentasi kedua sekitar 1 jam agar roti mengembang secara maksimal.
  4. Tahap terakhir dilakukan pemanggangan dengan mengoles adonan hasil fermentasi dengan bahan kuning telur agar hasilnya lebih bercita rasa. Pemanggangan pada cara membuat roti biji nangka ini dilakukan dalam oven selama sekitar 30 menit dengan suhu 149 hingga 163 derajat celcius.